Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438 H , Mohon Maaf Lahir Bathin
ALL Berita


  • Sebelum Ada Gadget, 10 Hal ini Begitu Berarti

    Kita lebih susah kalau ketinggalan gadget dari pada dompet, benar kan? Tanpa dompet kita bisa pinjam uang sana sini, tapi kalau nggak ada smartphone atau tablet di tangan maka mati kutu deh rasanya. Yup, keberadaan benda satu ini memang lebih dari apa pun. Alasannya sendiri tentu saja kita bisa melakukan apa pun hanya dengan mengetuk-ngetuk layarnya. Mulai dari bersosialisasi, menonton film, pacaran bahkan jualan sekalipun. Sayangnya, keberadaan gadget sendiri justru makin memudarkan banyak hal-hal asyik yang dulu sering kita lakukan. Misalnya kita bisa bercanda riang baca lengkap

  • Ditemukan, "Planet" Tanpa Matahari

    Awan yang terbuat dari lelehan besi cair terdeteksi pada sebuah planet tanpa matahari, 75 tahun cahaya dari Bumi. Objek yang mirip planet itu, dinamai PSO J318.5-22, dianggap sebagai salah satu temuan paling aneh. Dengan ukuran hampir sebesar Jupiter, ia mengapung bebas sendirian di ruang angkasa. Astronom di Universitas Edinburgh menggunakan teleskop di Cile untuk menunjukkan planet itu diselimuti lapisan awan tipis dan tebal. Para ilmuwan memperkirakan umurnya baru sekitar 20 juta tahun. 'Planet' itu tidak memiliki matahari. Debu panas Tanpa baca lengkap

  • Kemendikbud Selenggarakan Lomba Peringatan Hari Sejarah

    Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya, Direktorat Jenderal Kebudayaan, menyelenggarakan Lomba Peringatan Hari Sejarah.  Ada tiga jenis perlombaan dalam Lomba Peringatan Hari Sejarah, yaitu Lomba Foto Diri Mirip Pahlawan Nasional, Lomba Logo Gerakan Nasional Cinta Sejarah, dan Lomba Reportase Sejarah.Lomba Foto Diri Mirip Pahlawan Nasional bertujuan sebagai sarana mendekatkan masyarakat khususnya generasi muda dengan tokoh-tokoh yang telah diangkat sebagai pahlawan nasional. Pahlawan nasional adalah gelar yang diberikan oleh baca lengkap

  • Dunia Pendidikan Berduka Cita atas Kepergian Pencipta Hymne Guru

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan dan segenap keluarga besar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan duka yang mendalam atas wafatnya pencipta lagu Hymne Guru, Sartono. Mendikbud mengatakan, lagu Hymne Guru yang diciptakan almarhum Sartono menginspirasi banyak orang untuk memuliakan guru.   "Pak Sartono dengan lagu gubahannya, Hyme Guru, membuat banyak orang terinspirasi untuk tidak saja menghormati guru-guru kita, tetapi juga memuliakan para guru. Kita semua kehilangan beliau. Saya menyampaikan duka cita yang mendalam, baca lengkap

  • Begini, Kuliah di Jepang Rasa Amerika!

     Menurut Japan Student Services Organization, Indonesia masuk dalam daftar 10 besar penyumbang pelajar terbanyak ke Jepang. Pada 2014, terdapat 3.188 pelajar yang menempuh pendidikan tinggi di Negara itu. Wajar saja itu terjadi. Jepang memang menawarkan beragam pesona dan pengalaman, mulai infrastruktur negara yang terkenal apiknya sampai beribu destinasi wisata. Tak main-main, perguruan tinggi di Jepang juga termasuk yang terbaik se-Asia Pasifik. Peluang beasiswa tanpa ikatan juga terbuka lebar di sana. Sayangnya, kebanyakan pelajar Indonesia segan karena kendala bahasa. baca lengkap

  • Sumpah Pemuda 2015: Satu untuk Bumi

    “Berikan aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Berikan aku 10 pemuda, maka akan kugoncang dunia”. Kutipan pernyataan mantan presiden pertama RI  Soekarno itu mengawali sambutan yang dibacakan Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PAUD dan Dikmas) Kemendikbud, Harris Iskandar, dalam upacara peringatan Sumpah Pemuda. Harris  bertindak sebagai Inspektur Upacara Hari Sumpah Pemuda tahun 2015 di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).   Dalam upacara baca lengkap

  • Kisah Mahasiswa Indonesia Terlibat Penemuan Tikus Hidung Babi

    Heru Handika, mahasiswa asal Indonesia yang sedang melanjutkan pendidikan S-2 di Universitas Melbourne, merupakan salah satu peneliti yang tergabung dalam tim internasional yang menemukan tikus hidung babi di Sulawesi. Tikus itu sekarang dikukuhkan sebagai genus baru, bukan sekadar spesies baru. Berikut keterangan Heru Handika dalam percakapan dengan wartawan ABC, L Sastra Wijaya, mengenai kegiatannya di Australia dan keterlibatannya dengan tim internasional, termasuk dari Australia, dalam penemuan tikus hidung babi. Heru: Saya menyelesaikan pendidikan S-1 di jurusan Biologi di baca lengkap