Peserta didik DILARANG membawa kendaraan bermotor ke sekolah
ALL Berita


  • Budaya Menabung Hendaknya Jadi Gaya Hidup Pelajar

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak beberapa waktu lalu gencar mengampanyekan membangkitkan kembali budaya menabung. Budaya menabung penting dimulai sejak dini agar dapat mendidik anak untuk mampu mengendalikan diri dalam bersikap konsumtif dan belajar untuk dapat membelanjakan uang yang dimilikinya secara bijak.Kegemaran menabung memang besar manfaatnya sebagai bekal untuk masa depan. Peribahasa hemat pangkal kaya hendaknya terus-menerus didengungkan untuk mendorong para pelajar agar bersemangat menyisihkan sebagian uang sakunya untuk ditabung. Selain itu budaya menabung juga hendaknya baca lengkap

  • Tikus Juga Jago Mengendus Bom seperti Anjing

    Dibutuhkan waktu satu hari penuh bagi dua orang yang memiliki tenaga terlatih untuk mengenali semua ranjau di suatu area yang memiliki luas sekitar 185 meter persegi. Namun, jika pekerjaan tersebut diserahkan kepada sepasang tikus, penyelesaiannya dijamin jauh lebih cepat. Dengan bobot yang cukup ringan sehingga tak memicu ledakan saat mereka menginjakkan kaki, kedua binatang pengerat itu hanya membutuhkan waktu dua jam untuk menemukan semua ranjau. Di Tanzania, terdapat sebuah organisasi bernama Apopo. Mereka telah berhasil melatih bayi tikus untuk mengendus baca lengkap

  • Peserta Uji Kompetensi Guru Per Hari Ini Sudah Capai 61%

    Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kemendikbud, Sumarna Surapranata mengatakan, jumlah peserta uji kompetensi guru (UKG) khusus jalur dalam jaringan (daring) atau online, sudah mencapai 1.529.820 orang per hari ini, Selasa (17/11/2015). Itu berarti sudah 61 persen guru yang menjalani uji kompetensi secara daring, dari total 2.587.253 orang.   Khusus hari ini, Selasa (17/11/2015), ada 63.588 guru yang menjalani uji kompetensi di 2.976 tempat uji kompetensi (TUK). Pranata mengatakan ada beberapa daerah yang belum memulai uji kompetensi baca lengkap

  • Ilmuwan Muda Indonesia tak ingin sains dianaktirikan

    Berapa banyak anak Indonesia yang bercita-cita menjadi ilmuwan, peneliti atau bahkan astronot? Dan berapa yang berusaha mencapainya dengan mempelajari sains di perguruan tinggi? Sepertinya tidak banyak. Data pemerintah tahun 2013 menunjukkan hanya tiga persen mahasiswa yang memilih bidang sains dari 19.000 program studi di perguruan tinggi negeri dan swasta. Firly Savitri termasuk di antara mereka yang mencintai sains dan bercita-cita menjadi ahli astrofisika atau kosmologi. Namun cintanya sempat mati suri. Ketertarikannya pada sains jadi hilang saat mendapat baca lengkap

  • Sebelum Ada Gadget, 10 Hal ini Begitu Berarti

    Kita lebih susah kalau ketinggalan gadget dari pada dompet, benar kan? Tanpa dompet kita bisa pinjam uang sana sini, tapi kalau nggak ada smartphone atau tablet di tangan maka mati kutu deh rasanya. Yup, keberadaan benda satu ini memang lebih dari apa pun. Alasannya sendiri tentu saja kita bisa melakukan apa pun hanya dengan mengetuk-ngetuk layarnya. Mulai dari bersosialisasi, menonton film, pacaran bahkan jualan sekalipun. Sayangnya, keberadaan gadget sendiri justru makin memudarkan banyak hal-hal asyik yang dulu sering kita lakukan. Misalnya kita bisa bercanda riang baca lengkap

  • Ditemukan, "Planet" Tanpa Matahari

    Awan yang terbuat dari lelehan besi cair terdeteksi pada sebuah planet tanpa matahari, 75 tahun cahaya dari Bumi. Objek yang mirip planet itu, dinamai PSO J318.5-22, dianggap sebagai salah satu temuan paling aneh. Dengan ukuran hampir sebesar Jupiter, ia mengapung bebas sendirian di ruang angkasa. Astronom di Universitas Edinburgh menggunakan teleskop di Cile untuk menunjukkan planet itu diselimuti lapisan awan tipis dan tebal. Para ilmuwan memperkirakan umurnya baru sekitar 20 juta tahun. 'Planet' itu tidak memiliki matahari. Debu panas Tanpa baca lengkap

  • Kemendikbud Selenggarakan Lomba Peringatan Hari Sejarah

    Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya, Direktorat Jenderal Kebudayaan, menyelenggarakan Lomba Peringatan Hari Sejarah.  Ada tiga jenis perlombaan dalam Lomba Peringatan Hari Sejarah, yaitu Lomba Foto Diri Mirip Pahlawan Nasional, Lomba Logo Gerakan Nasional Cinta Sejarah, dan Lomba Reportase Sejarah.Lomba Foto Diri Mirip Pahlawan Nasional bertujuan sebagai sarana mendekatkan masyarakat khususnya generasi muda dengan tokoh-tokoh yang telah diangkat sebagai pahlawan nasional. Pahlawan nasional adalah gelar yang diberikan oleh baca lengkap