Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438 H , Mohon Maaf Lahir Bathin
ALL Berita


  • Kolaborasi Komikus Indonesia Tarik Perhatian Pengunjung Frankfurt Book Fair

    Kolaborasi spontan empat komikus Indonesia menarik perhatian pengunjung di Island of Images, Paviliun Indonesia di Frankfurt Book Fair 2015. Adalah Muhammad 'Mice' Misrad, Kharisma Jati, Is Yuniarto dan Aji Prasetyo, komikus yang ditantang untuk menggambar komik bersama dengan tema yang diajukan pengunjung.    Pengunjung tertarik ingin mengetahui kisah salah satu pulau dari 17.000 pulau yang dipromosikan Indonesia sebagai Tamu Kehormatan Frankfurt Book Fair 2015. Aji Prasetyo pun menggambar bersama Is Yuniarto untuk menceritakan realitas di baca lengkap

  • Ayo, Ikuti Simposium Guru Tingkat Nasional 2015

    Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan akan menyelenggarakan Simposium Guru Tingkat Nasional 2015 pada 24-25 November mendatang. Acara yang akan diselenggarakan di Istora Senayan, Jakarta, itu bertujuan untuk menuangkan ide, gagasan, dan solusi strategis tentang berbagai masalah pendidikan. Simposium ini akan melibatkan berbagai unsur meliputi pakar dari perguruan-perguruan tinggi, praktisi dan pemerhati pendidikan, dan lembaga swadaya masyarakat di bidang pendidikan, serta guru dan tenaga kependidikan baca lengkap

  • Keindahan Wisata Alam Danau Matano di Sorowako

    Mungkin masih banyak diantara para pembaca azwisata.com yang belum mengenal Kota Sorowako. Kota kecil ini berada di daerah Kabupaten Luwu Timur, Kec.Nuha, Sulawesi Selatan, Indonesia. Kota ini dikenal sebagai Kota Nikel karena merupakan salah satu daerah penghasil Nikel terbesar di dunia.  Rute perjalanan dari Kota Makassar menuju Kota Sorowako bisa melalui jalur darat dan udara. Perjalanan dari udara menggunakan pesawat terbang dari Bandara Hasanuddin Makassar menuju Bandara Kecil Sorowako. Perjalan ini memakan waktu kurang lebih sejam. Adapun perjalanan menuju darat menggunakan baca lengkap

  • Percayalah, Menulis Belum Kalah Pamor Dibandingkan Mengetik!

    Kebiasaan menulis tangan mulai tergantikan dengan pola mengetik di zaman sekarang. Tak bisa dimungkiri, mengetik dirasa lebih praktis oleh generasi masa kini. Kelebihan dari proses mengetik itu pun diamini oleh ahli pendidikan di Finlandia. Seperti dilansir The Guardian, mulai 2016 nanti pelajaran menulis indah akan diganti kemampuan mengetik dengan keyboard. Revolusi menulis pun kini semakin terasa. Meskipun sebenarnya, baik menulis atau mengetik punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Keduanya dapat saling mempengaruhi kehidupan Anda dari berbagai sisi. Berikut ini baca lengkap

  • Di Sektor Pendidikan, Mengapa Indonesia Begitu Penting di Asia Tenggara?

    Membicarakan masalah pendidikan tanpa solusi hari ini rasanya sudah ketinggalan zaman. Masyarakat lebih membutuhkan bukti nyata untuk memajukan sumber daya manusia daripada hanya sekedar protes belaka. Terlebih lagi, menghadapi kebijakan Masyarakat Ekonomi ASEAN yang sudah mulai berjalan tahun 2015 ini. Indonesia sebaiknya mulai mempersiapkan strategi meningkatkan mutu pendidikan agar menghasilkan kualitas tenaga kerja terbaik. Sebenarnya tidak hanya Indonesia, namun kerja sama ini juga harus dibangun oleh negara-negara ASEAN. Sebab MEA tidak hanya menyasar satu negara baca lengkap

  • Berdiri di Halaman yang Sama, Masjid dan Gereja Ini Jadi Simbol Toleransi

    Tingkat toleransi kehidupan beragama di Kampung Buyat Pante, Dusun 5, Desa Ratatotok Timur, Kecamatan Ratatok, Minahasa Tenggara, ini sungguh terjaga. Hal ini tecermin dari bangunan masjid dan gereja yang didirikan di satu halaman tanpa pagar pembatas, bahkan nyaris berimpitan.  Kubah Masjid An-Namira yang berhadapan dengan menara Gereja GMIM Jemaat Lakban seakan menyampaikan pesan bahwa kerukunan antar kedua pemeluk agama yang dianut sebagian besar warga di kampung itu menjadi pemersatu.  Warga di sana sebagian besar bermata pencarian sebagai nelayan. baca lengkap

  • Kongres Ikatan Pustakawan Indonesia Pilih Ketua Umum

    Sekretaris Utama Perpustakaan Nasional Dedi Junaedi terpilih kembali sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Pustakawan Indonesia. Keputusan itu diambil setelah IPI mengadakan Kongres XIII dan Seminar Ilmiah Nasional Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) di Sumatera Barat. Kongres tersebut digelar di Padang, Sumatera Barat 6 hingga 9 Oktober 2015. Keputusan pemilihan Dedi sebagai ketua umum tercapai secara aklamasi. Dedi sebelum menjabat sebagai Sestama Perpusnas merupakan Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Pemprov Jawa Barat. Kongres dan seminar tersebut selain baca lengkap