Dibuka pendaftaran peserta didik mutasi tahap II 15 s.d 16 Januari 2018
ALL Berita


  • Peserta Uji Kompetensi Guru Per Hari Ini Sudah Capai 61%

    Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kemendikbud, Sumarna Surapranata mengatakan, jumlah peserta uji kompetensi guru (UKG) khusus jalur dalam jaringan (daring) atau online, sudah mencapai 1.529.820 orang per hari ini, Selasa (17/11/2015). Itu berarti sudah 61 persen guru yang menjalani uji kompetensi secara daring, dari total 2.587.253 orang.   Khusus hari ini, Selasa (17/11/2015), ada 63.588 guru yang menjalani uji kompetensi di 2.976 tempat uji kompetensi (TUK). Pranata mengatakan ada beberapa daerah yang belum memulai uji kompetensi baca lengkap

  • Ilmuwan Muda Indonesia tak ingin sains dianaktirikan

    Berapa banyak anak Indonesia yang bercita-cita menjadi ilmuwan, peneliti atau bahkan astronot? Dan berapa yang berusaha mencapainya dengan mempelajari sains di perguruan tinggi? Sepertinya tidak banyak. Data pemerintah tahun 2013 menunjukkan hanya tiga persen mahasiswa yang memilih bidang sains dari 19.000 program studi di perguruan tinggi negeri dan swasta. Firly Savitri termasuk di antara mereka yang mencintai sains dan bercita-cita menjadi ahli astrofisika atau kosmologi. Namun cintanya sempat mati suri. Ketertarikannya pada sains jadi hilang saat mendapat baca lengkap

  • Sebelum Ada Gadget, 10 Hal ini Begitu Berarti

    Kita lebih susah kalau ketinggalan gadget dari pada dompet, benar kan? Tanpa dompet kita bisa pinjam uang sana sini, tapi kalau nggak ada smartphone atau tablet di tangan maka mati kutu deh rasanya. Yup, keberadaan benda satu ini memang lebih dari apa pun. Alasannya sendiri tentu saja kita bisa melakukan apa pun hanya dengan mengetuk-ngetuk layarnya. Mulai dari bersosialisasi, menonton film, pacaran bahkan jualan sekalipun. Sayangnya, keberadaan gadget sendiri justru makin memudarkan banyak hal-hal asyik yang dulu sering kita lakukan. Misalnya kita bisa bercanda riang baca lengkap

  • Ditemukan, "Planet" Tanpa Matahari

    Awan yang terbuat dari lelehan besi cair terdeteksi pada sebuah planet tanpa matahari, 75 tahun cahaya dari Bumi. Objek yang mirip planet itu, dinamai PSO J318.5-22, dianggap sebagai salah satu temuan paling aneh. Dengan ukuran hampir sebesar Jupiter, ia mengapung bebas sendirian di ruang angkasa. Astronom di Universitas Edinburgh menggunakan teleskop di Cile untuk menunjukkan planet itu diselimuti lapisan awan tipis dan tebal. Para ilmuwan memperkirakan umurnya baru sekitar 20 juta tahun. 'Planet' itu tidak memiliki matahari. Debu panas Tanpa baca lengkap

  • Kemendikbud Selenggarakan Lomba Peringatan Hari Sejarah

    Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya, Direktorat Jenderal Kebudayaan, menyelenggarakan Lomba Peringatan Hari Sejarah.  Ada tiga jenis perlombaan dalam Lomba Peringatan Hari Sejarah, yaitu Lomba Foto Diri Mirip Pahlawan Nasional, Lomba Logo Gerakan Nasional Cinta Sejarah, dan Lomba Reportase Sejarah.Lomba Foto Diri Mirip Pahlawan Nasional bertujuan sebagai sarana mendekatkan masyarakat khususnya generasi muda dengan tokoh-tokoh yang telah diangkat sebagai pahlawan nasional. Pahlawan nasional adalah gelar yang diberikan oleh baca lengkap

  • Dunia Pendidikan Berduka Cita atas Kepergian Pencipta Hymne Guru

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan dan segenap keluarga besar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan duka yang mendalam atas wafatnya pencipta lagu Hymne Guru, Sartono. Mendikbud mengatakan, lagu Hymne Guru yang diciptakan almarhum Sartono menginspirasi banyak orang untuk memuliakan guru.   "Pak Sartono dengan lagu gubahannya, Hyme Guru, membuat banyak orang terinspirasi untuk tidak saja menghormati guru-guru kita, tetapi juga memuliakan para guru. Kita semua kehilangan beliau. Saya menyampaikan duka cita yang mendalam, baca lengkap

  • Begini, Kuliah di Jepang Rasa Amerika!

     Menurut Japan Student Services Organization, Indonesia masuk dalam daftar 10 besar penyumbang pelajar terbanyak ke Jepang. Pada 2014, terdapat 3.188 pelajar yang menempuh pendidikan tinggi di Negara itu. Wajar saja itu terjadi. Jepang memang menawarkan beragam pesona dan pengalaman, mulai infrastruktur negara yang terkenal apiknya sampai beribu destinasi wisata. Tak main-main, perguruan tinggi di Jepang juga termasuk yang terbaik se-Asia Pasifik. Peluang beasiswa tanpa ikatan juga terbuka lebar di sana. Sayangnya, kebanyakan pelajar Indonesia segan karena kendala bahasa. baca lengkap