Peserta didik DILARAG membawa kendaraan bermotor ke sekolah
ALL Berita


  • Kualitas Buah Lokal Tak Kalah dengan Buah Impor

    Buah impor merupakan salah satu komoditas pangan yang mudah ditemui di pasar modern dan pasar tradisional. Padahal sebenarnya kita juga memiliki produk buah lokal yang kualitas dan mutunya tak kalah dengan buah-buahan impor tersebut.Untuk memperkenalkan ragam buah nusantara yang dihasilkan di tanah air, bahkan telah diekspor ke mancanegara itu, diluncurkan kampanye 100 Persen Buah Nusantara oleh PT.Sewu Segar Nusantara selaku pemegang merek Sunpride dan Sunfresh di Jakarta (19/9/15)."Buah lokal juga enggak kalah dengan buah impor. Malah produk buah kami sudah mampu menembus pasar baca lengkap

  • Fosil Penyu Berusia 120 Juta Tahun Ditemukan di Kolombia

    Fosil penyu berusia 120 juta tahun ditemukan di dekat Kota Villa de Leyva, Kolombia. Ilmuwan mengidentifikasi penyu ini sebagaiDesmatochelys padillai sp. Usia fosil penyu ini melampaui fosil penyu tertua sebelumnya yang bertanggal 25 juta tahun. Makhluk tersebut berukuran panjang 2 meter dan menunjukkan semua karakteristik dan ciri-ciri dari penyu modern. Penemuan ini menambahkan tautan penting dalam evolusi penyu. "Ini merupakan penemuan penting yang dapat berkontribusi untuk mengklasifikasi filogeni dari penyu," kata Dr. Edwin Cadena, penulis kedua baca lengkap

  • Empat Mahasiswa IPB Temukan Pengganti Gula Berbahan Limbah Singkong

    Empat mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) berhasil menemukan bahan pengganti gula rendah kalori dari limbah singkong. Penemuan ini membuat mereka dianugerahi medali emas oleh WIFFA setelah bersaing dengan beberapa negara di Asia dan Eropa dalam ajang yang dilaksanakan di Makau, Hongkong, beberapa waktu lalu.Keempat mahasiswa ini adalah Galih Nugraha (22) asal Tasikmalaya, Putri Vionita (21) asal Banyuwangi, Faraouq (22) asal Cilacap, dan Abdul Aziz (22) asal Boyolali. Keempat mahasiswa ini pun mewakili Indonesia di kancah internasional, dan membuat kagum mata dunia setelah berhasil baca lengkap

  • Otak Manusia Makin Cerdas Tapi Sangat Pemalas

    Teknologi yang terus berkembang pesat membuat hidup manusia semakin mudah dan praktis. Kita hanya butuh beberapa menit untuk menyiapkan makanan, memiliki kulkas pintar, sampai komputer mini di saku. Berbagai aplikasi di gadget kita juga membuat kita merasa sudah aktif bergerak. Kita mungkin memakai aplikasi fitness tracker agar lebih mudah memonitor jumlah langkah perhari atau mengingatkan kita untuk datang ke gym. Dengan semua kecanggihan tersebut, ternyata hasil yang didapat bisa tak sepadan. Alih-alih membakar kalori dan meningkatkan pemakaian energi, ternyata sistem baca lengkap

  • Mendikbud Ajak Seniman dan Budayawan Kembali Ke Sekolah

    Seorang anak dapat memiliki cita-cita karena pernah melihat atau berinteraksi baik secara langsung ataupun tidak langsung dengan suatu bidang profesi tertentu, sehingga anak tersebut dapat menginspirasi dari profesi tersebut. Dengan dasar pemikiran tersebut, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengajak para seniman dan budayawan untuk kembali ke sekolah untuk dapat bercerita dan menjadi inspirator bagi para peserta didik dalam meraih cita-cita mereka   ”Saya ingin mengajak kepada para seniman dan budayawan untuk kembali baca lengkap

  • Orangtua Indonesia... Bantu Anak Anda untuk Asah Bakat dalam Diri Mereka

     Percayalah, setiap orang terlahir dengan bakat masing-masing. Pola asuh saat fase tumbuh kembanglah yang mempengaruhi apakah bakat itu akan terasah menjadi sebuah kemahirkan, atau tidak sama sekali. Jenis bakat yang dimiliki pun berbeda-beda, ada yang piawai bermain alat musik atau olahraga. Namun, ada pula bakat khusus anak yang perlu dieksplor lebih jauh. Tak jarang anak itu sendiri kurang tahu apa sebenarnya bakat alami mereka. Oleh karena itu, bimbingan dan bantuan dari orangtua untuk memperdalam bakat anak sangat diperlukan.  Psikolog Vera Itabiliana baca lengkap

  • Benarkah Sebaskom Air Garam Bisa Mendatangkan Hujan dan Mengusir Asap?

    Musim kemarau yang berkepanjangan dan kabut asap dari kebakaran hutan membuat masyarakat semakin resah. Berbagai upaya dilakukan agar hujan turun menghilangkan asap.  Di samping doa bersama, salah satu upaya yang dilakukan untuk membuat hujan adalah berupa ajakan lewat pesan berantai di Blackberry Messenger dan media sosial lain untuk menyediakan baskom berisi campuran air dan garam.  "Sediakan baskom air yang dicampur garam dan letakkan di luar rumah, biarkan menguap. Waktu penguapan air yang baik adalah pukul 11.00-13.00. Dengan makin banyak uap air di baca lengkap