Peserta didik DILARANG membawa kendaraan bermotor ke sekolah
ALL Berita


  • Sastra yang Menjaga Indonesia

    Ada yang menarik dalam pemberian penghargaan Rancage 2015 di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (22/8). Selain beberapa sastrawan diberikan anugerah kebudayaan, acara itu diwarnai pernyataan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi bahwa sastrawan dan karya-karyanya berpotensi besar menjadi inspirasi dan menjaga nilai keindonesiaan. "Sastrawan bisa berkontribusi menyelesaikan beragam masalah, seperti merosotnya kewibawaan negara, melemahnya sendi ekonomi, serta merebaknya intoleransi dan krisis kepribadian," kata Yuddy (Kompas, baca lengkap

  • Yuk, Ikuti Kontes Poster Hari Pangan Sedunia Tingkat Pelajar dari FAO

    Dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia yang jatuh setiap tanggal 16 Oktober, tahun ini Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-bangsa atau yang lebih dikenal dengan Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO) menggelar Kontes Poster Hari Pangan Sedunia tingkat pelajar sedunia. Kontes ini terbuka bagi seluruh pelajar Indonesia dan terbagi dalam tiga kelompok usia yaitu 5-8 tahun, 9-12 tahun, dan 13-17 tahun. Para pelajar yang ingin berpartisipasi dalam Kontes Poster Hari Pangan Sedunia ini dapat mengirimkan karyanya melalui baca lengkap

  • Mulai Hari Ini, Siswa Pemegang KJP Gratis Naik Transjakarta

    Para siswa pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) mendapatkan layanan transjakarta secara gratis mulai hari ini, Senin (24/8/2015). Hanya dengan menunjukkan KJP dan kartu pelajar, siswa yang mengenakan seragam sekolah bisa memanfaatkan layanan ini. Petugas transjakarta di Halte Manggarai, Rizal (30), mengatakan, mulai hari ini, selain menjaga mesin gate in, ia juga bertugas mencatat siswa yang akan menggunakan KJP sebagai tiket menggunakan transjakarta. "Hari ini sudah mulai. Nanti dicatat dulu datanya di sini," kata Rizal, saat ditemui di Halte Transjakarta baca lengkap

  • Meutia Hatta dambakan Indonesia disiplin seperti dahulu

    Meutia Hatta, anak proklamator Mohammad Hatta, mendambakan masyarakat Indonesia disiplin seperti zaman dahulu. Hal itu diucapkannya usai melihat film "Setelah Proklamasi" di Galeri Antara di Pasar Baru, yang menggambarkan kegiatan masyarakat di Jakarta pasca-Proklamasi pada rentang waktu akhir September hingga Oktober 1945. "Kita lihat dari film tersebut, Jakarta sangat bersih dan teratur, hal itu bukan hanya, karena penduduknya masih sedikit, tetapi juga adanya kedisiplinan pada setiap orang," kata Meutia di Jakarta, Sabtu baca lengkap

  • Hadapi MEA, Layanan Informasi Publik Harus Diperkuat

    Komisi Informasi se-Indonesia akan menggelar rapat konsolidasi nasional untuk memperkuat pelayanan informasi publik bagi masyarakat. Hal ini dilakukan khususnya sebagai persiapan dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). "Tanpa dukungan informasi yang cukup dari badan publik yang berhubungan dengan perekonomian, perizinan, tenaga kerja, komoditas, keuangan, dan lainnya, akan sulit bagi pengusaha lokal untuk bersaing dengan pengusaha asing yang relatif lebih kaya akan informasi," ujar Komsioner Komisi Informasi Pusat, Evy Trisulo, melalui siaran baca lengkap

  • Ahli tomografi Warsito kembangkan pemindai baca perintah otak

    Ahli tomografi Dr Warsito Purwo Taruno, MEng mengatakan ke depan pihaknya akan mengembangkan pemindai yang bisa membaca perintah otak. "Sehingga nantinya, perintah ke komputer tidak lagi melalui ketikan atau suara, tetapi langsung oleh otak," ujar Warsito dalam konferensi pers "Bacharuddin Jusuf Habibie Technology Award" (BJHTA) 2015 di Jakarta, Kamis. Warsito merupakan penerima BJHTA 2015 yang diserahkan oleh pihak Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Dalam hal pengembangan pemindai otak tersebut, Warsito bekerja sama dengan baca lengkap

  • Mendikbud: Keteladanan Tidak Boleh Pada Satu Orang, Tetapi Harus Ditularkan Kepada Sesama

    Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-70, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) menyambut kehadiran para teladan Indonesia, di kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Jakarta, Selasa (19/08/2015).    Para teladan Indonesia menjadi contoh bagi seluruh putra dan putri Indonesia, dan ini tidak boleh hanya pada satu orang saja, tetapi keteladanan harus ditularkan kepada sesama anak Indonesia. Demikian disampaikan Mendikbud saat menerima para teladan Indonesia. Para baca lengkap