Peserta didik DILARANG membawa kendaraan bermotor ke sekolah
ALL Berita


  • Kemendikbud Respon Cepat Tindakan Unggah Ilegal Naskah UN

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengakui adanya kebocoran naskah UN yang diunggah secara ilegal pada sebuah akun Google Drive. Terhadap kejadian itu, Kemendikbud telah mengambil langkah cepat dan tegas, melaporkan temuan tersebut ke pihak kepolisian. Selanjutnya kasus akan ditindaklanjuti sesuai proses hukum yang berlaku. Dalam jumpa pers di Gedung E Kemendikbud, Jakarta, (15/04/2014), Mendikbud menjelaskan kronologi langkah yang telah ditempuh untuk menindaklanjuti kebocoran naskah UN melalui internet itu. Ia mengatakan, laporan dari masyarakat baca lengkap

  • Ahok: Sistem UN Tahun Ini Tak Buat Siswa Stres dan Tegang

    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku senang pelaksanaan ujian nasional (UN) di ibu kota dari Senin (13/4/2015) hingga Selasa (14/4/2015) ini berlangsung lancar. Selain itu, ia juga senang karena sistem UN tahun ini telah diubah dan tidak membuat siswa-siswi menjadi stres.  "Saya kira sistem UN yang baru ini juga sudah membuat anak-anak enggak stres. Kalau yang dulu kesannya tegang, mereka bayangin menentukan nasib tiga tahun sekolah, nasibnya cuma ditentukan oleh (UN) dua jam selesai. Itu sesuatu yang buat mereka tegang kan," kata Basuki di SMKN baca lengkap

  • Menteri Anies Klaim UN Hari Pertama Melebihi Harapan

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan menilai bahwa ujian nasional (UN) pada hari pertama berjalan lebih lancar dari yang diharapkan. Sejumlah kendala yang terjadi dinilai Anies bukan suatu hambatan besar yang menghalangi jalannya UN. "Hari pertama positif, lebih baik dari harapan," kata Anies di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (13/4/2015). Diakui Anies, ada kendala yang terjadi dalam pelaksanaan UN pertama di sejumlah daerah hari ini. Salah satunya terjadi ketika listrik di Papua mati kurang lebih lima menit pada sekolah yang menerapkan UN baca lengkap

  • Senin Pagi, Ahok Tinjau Pelaksanaan UN di Jakarta

    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bakal berkeliling meninjau pelaksanaan ujian nasional (UN) di sekolah-sekolah di Jakarta. Sebelumnya saat Joko Widodo masih menjadi Gubernur, ia tidak pernah meninjau pelaksanaan UN. Tinjauan hanya dilakukan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud).   "Saya besok akan pilih beberapa sekolah, mungkin jam setengah 7 pagi saya mau kunjungi sekolah untuk melihat persiapan," kata Basuki seusai meghadiri diskusi di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, Minggu (12/4/2015).   Basuki berharap baca lengkap

  • Demi Kenyamanan Siswa, Polisi Kenakan Baju Sipil saat Jaga UN

    Seorang pria berusia 55 tahun, duduk di salah satu kursi di aula SMKN 26, Rawamangun, Jakarta Timur. Sesekali ia mengamati panitia pendistribusian naskah soal Ujian Nasional yang sedang bekerja di ruangan tersebut.  Hanya senyum yang dilemparkan sebelum menghampirinya. "Nama saya Mulyono," ujar Panit Intel Polsek Pulo Gadung itu seraya menyodorkan tangannya.  Mulyono tidak mengenakan seragamnya, coklat tua, seperti polisi umumnya. Namun bukan berarti dia sedang lepas dinas (LD). "Ini pakaian preman," kata dia seraya baca lengkap

  • DKI Targetkan Kelulusan UN 100 Persen

    Kepala Dinas Pendidikan (Diskdik) DKI Jakarta, Arie Budhiman berharap seluruh peserta ujian nasional (UN) se-DKI dapat lulus seratus persen dalam ujian tahun ini. Arie mengatakan, pihaknya telah mendorong pihak sekolah untuk terus mempersiapkan peserta UN, baik dari segi materi pelajaran hingga mental mereka.  "Target 100 persen lulus. Untuk kelulusan tahun lalu di DKI, tingkat SMP peringkat 4 dan SMA peringkat 5. Tahun ini, mudah-mudahan DKI nomor 1," ujar Arie saat penyerahan dokumen UN di SMKN 26, Jakarta Timur (Jaktim), Sabtu (11/4/2015) baca lengkap

  • Isu Bocoran UN Rugikan Siswa dan Sekolah

    Ujian nasional (UN) 2015 tidak hanya akan mencatat kemampuan akademik siswa di mata pelajaran yang diujikan, tapi juga integritas sekolah pelaksana UN. Setiap sekolah akan memperoleh indeks integritas masing-masing yang akan memperlihatkan tingkat kejujuran sekolah tersebut dalam melaksanakan UN. Makin tinggi indeks integritas, makin tinggi pula kejujuran pelaksanaan ujian.   Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengimbau agar sekolah dan orang tua menjaga para siswa untuk tetap mempertahankan kejujuran. Salah satunya dengan tidak mempercayai bujuk rayu baca lengkap