Peserta didik DILARANG membawa kendaraan bermotor ke sekolah
ALL Berita


  • Kebanyakan Nonton TV Bikin Anak Hipertensi

    Kalau Anda sangat sayang dengan buah hati, batasi kegiatan menonton televisi mereka tak lebih dari dua jam sehari. Karena pembatasan ini akan membantu melindungi mereka dari hipertensi yang menjadi faktor risiko penyakit kardivaskuler di kemudian hari.  Penelitian terbaru menunjukkan anak-anak berusia 2-10 tahun yang menghabiskan banyak waktu di depan televisi maupun layar komputer, 30 persen lebih sering mengalami tekanan darah tinggi atau hipertensi dibandingkan yang tidak. Kurangnya aktivitas fisik bahkan kian meningkatkan risikonya hingga 50 baca lengkap

  • 7 dari 10 Pelajar di Asia Pernah Alami Kekerasan di Sekolah

    Sekolah tampaknya belum menjadi tempat yang aman untuk anak. Dalam sebuah penelitian di 5 negara di Asia ditemukan, 7 dari 10 anak pernah mengalami kekerasan di sekolah. Penelitian yang dilakukan di Indonesia, Kamboja, Nepal, Pakistan, dan Vietnam ini dilakukan oleh organisasi nonprofit Plan International dan ICRW (International Center for Research on Women).   Hasil laporan ini juga menunjukkan, 84 persen pelajar di Indonesia pernah mengalami kekerasan, sedangkan Pakistan memiliki angka terendah, yakni 43 persen. Secara keseluruhan, 7 dari 10 anak mengalami baca lengkap

  • Pendidikan Profesi Kedokteran di Uncen Terhenti 18 Bulan

    Pelaksanaan pendidikan Kepaniteraan Klinik bagi 95 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Cenderawasih di Rumah Sakit Dok II, Jayapura, Papua, terhenti selama 18 bulan terakhir. Hal itu disebabkan ada masalah di internal kampus itu. Sejumlah dosen dan mahasiswa menyatakan, ada tekanan dari oknum mantan pejabat di Fakultas Kedokteran beserta simpatisannya. Kepaniteraan merupakan pendidikan profesi bagi dokter muda yang telah mendapatkan gelar strata satu. Kepaniteraan berlangsung selama dua tahun di rumah sakit yang ditunjuk universitas. Rakhel Sagrim, seorang baca lengkap

  • Belajar Finansial sejak Dini

    Seberapa muda seseorang mesti mulai memahami seluk beluk mengelola keuangan, termasuk produk keuangan? Sejauh ini, setidaknya, menurut para komisioner Otoritas Jasa Keuangan, semuda usia murid sekolah menengah pertama. Para murid sekolah tidak cukup hanya sekadar melek huruf, tetapi juga perlu melek finansial. Untuk itu, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad pun datang ke SMP Labschool, Jakarta Selatan, Senin (23/2), untuk meluncurkan buku Mengenal Otoritas Jasa Keuangan dan Industri Jasa Keuangan Tingkat SMP. Sebelumnya, pada 14 Juli 2014, buku baca lengkap

  • Bantu Siswa Pahami Industri Keuangan , Kemendikbud dan OJK Luncurkan Buku “Mengenal OJK dan Industri Jasa Keuangan”

    Sejak tahun 2014 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta pelaku industri jasa keuangan untuk menyusun literasi keuangan untuk jenjang SMA dan SMP dalam bentuk buku. Tahun 2015 ini, Kemendikbud dan OJK meluncurkan buku literasi keuangan tingkat SMP yang berjudul “Mengenal Otoritas Jasa Keuangan dan Industri Jasa Keuangan”. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan memberikan apresiasi kepada OJK yang telah menginisiasi dalam mendidik anak-anak bangsa untuk memahami tentang dunia baca lengkap

  • Australia, Kalau Tidak Ikhlas Mending Tidak Usah Ngasih

    Aksi pengumpulan koin untuk Australia di Bundaran Hotel Indonesia hari ini telah menarik perhatian masyarakat. Banyak masyarakat yang menyumbangkan uang koinnya sebagai bentuk dukungan terhadap aksi ini. Salah satunya adalah Novian. Ketika melewati pinggir Bundaran HI, dia mengeluarkan uang receh yang ada di sakunya untuk disumbangkan dalam aksi itu. Tidak hanya itu, dia juga menyuruh istrinya untuk mengeluarkan uang receh yang disimpan di dompet. "Jangan disamakan bantuan kemanusiaan dengan aksi kriminalitas. Australia kalau tidak ikhlas mending tidak usah baca lengkap

  • LAPAN rancang pesawat sesuai kondisi geografis Indonesia

    Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi M Nasir mengatakan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) sedang merancang pesawat komersial dengan jarak tempuh pendek sesuai kondisi geografis Indonesia. "Riset pesawat sudah hampir selesai, prototipenya jarak pendek sesuai kondisi geografis Indonesia," kata dia usai ramah tamah dan dialog dengan civitas akademika Universitas Mataram di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Jumat. Ia mengatakan riset pesawat komersial sesuai kondisi geografis Indonesia itu dilakukan karena potensi pasarnya di Indonesia baca lengkap