Dibuka pendaftaran peserta didik mutasi tahap II 15 s.d 16 Januari 2018
ALL Berita


  • Mendikbud Ajak Seluruh Rakyat Indonesia untuk Memartabatkan Bahasa dan Sastra Indonesia

    Untuk memperingati  diikrarkannya bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan melalui Sumpah Pemuda, sejak tahun 1980, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggagas penyelenggaraan Bulan Bahasa dan Sastra. Bertepatan dengan 88 tahun Sumpah Pemuda, tahun ini peringatan Bulan Bahasa dan Sastra mengangkat tema “Martabatkan Bahasa dan Sastra, Rayakan Kebinekaan”. “Sebagaimana tema kegiatan Bulan Bahasa dan Sastra tahun ini, kita berarti telah memartabatkan jati diri kita, sebagai bangsa Indonesia yang terbentuk dari berbagai suku baca lengkap

  • Cara Lahirkan Pendidik Pintar untuk Indonesia

    Guru memiliki peran besar dalam proses pendidikan. Namun, mendidik anak-anak yang menjadi harapan di masa depan, bukan sesuatu yang mudah. Oleh karena itu, sebagian besar orang meyakini bahwa cara mendidik yang pintar, sudah seharusnya bisa menjadi acuan para guru di seluruh Indonesia. Terlebih, masih banyak murid yang merasa belum memiliki pemahaman yang maksimal, akibat dari cara mengajar yang kurang efektif. "Di dunia pendidikan saat ini, maunya main asal terima saja pada kebijakan yang sudah ditetapkan. Padahal, tidak ada salahnya kita berdebat mengenai hal itu dan baca lengkap

  • Mendikbud Buat Aturan Guru Minimal Delapan Jam di Sekolah

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengungkapkan sedang menyusun aturan baru untuk guru.   Nantinya, guru yang berstatus PNS atau bersertifikasi diwajibkan berada di sekolah selama delapan jam seperti PNS pada umumnya. "Ini sedang kita proses legal drafting-nya. Kita lihat secara perundang-undangan. Tapi intinya itu akan menjadi bagian dari reformasi organisasi pembelajaran di SD maupun SMP, termasuk SMK," katanya saat menghadiri Seminar Nasional di Kota Malang, Sabtu (22/10/2016). Menurut baca lengkap

  • Ilusi Pendidikan Tinggi

    Ini adalah cerita yang biasa kita saksikan. Satu keluarga petani, tinggal di desa. Mereka punya sawah atau kebun, hidup cukup dengan hasil darinya. Dengan hasil kebun itu mereka menyekolahkan anak, hingga ke perguruan tinggi. Tidak sedikit dari mereka yang menjual sebagian sawah atau ladang untuk keperluan itu. Ketika anaknya selesai kuliah, ia tak menjadi apa-apa. Ia tidak mendapat kerja di perusahaan atau lembaga pemerintah. Ia kembali ke kampung, bertani lagi. Atau bekerja sebagai buruh. Tidak terlihat sesuatu yang membedakan dirinya dengan orang-orang yang tak kuliah. Tidak baca lengkap

  • Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016

    Sore itu, pemandangan tampak berbeda di Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung, atau biasa dikenal dengan Lapangan Puputan, Bali. Lebih dari 1.000 orang berkumpul untuk memeriahkan Cultural Carnival atau Karnaval Budaya sebagai rangkaian dari World Culture Forum 2016. Berbagai pertunjukan seni dari Indonesia maupun negara lain tampil di Karnaval Budaya dengan meriah, memperlihatkan ekspresi budaya dan keragaman budaya yang dimiliki dunia. Karnaval Budaya World Culture Forum 2016 diawali dengan penampilan gadis-gadis Bali yang membawakan tarian tradisional, Tari Sekar Jempiring. Tari Sekar baca lengkap

  • Tidak Ada Anak Bodoh, Dia Akan Berprestasi jika Punya Motivasi untuk Jadi Hebat

    Tidak ada anak bodoh di dunia ini. Yang ada hanyalah hanya anak yang tidak mendapat kesempatan dan motivasi untuk menjadi hebat.   Demikian disampaikan oleh pelatih sekaligus pemimpin Tim Olimliade Fisika Indonesia (TOFI), Yohanes Surya saat menjadi pembicara dalam segmen "Berbagi Iptek" dalam acara Kompasianival di gedung Smesco, Jakarta, Sabtu (8/10/2016). Menurut Surya, keberhasilan anak dalam bidang sains tergantung pada metode pengajaran yang benar dan motivasi yang hebat. Hal yang terakhir merupakan kunci dari baca lengkap

  • Mau Kerja di Perusahaan Asing, Sudah Tahu Kebutuhan "Skill"-nya?

    Fanny Lupita (23) baru saja lulus dari program studi Manajemen Internasional di Ritsumeikan Asia Pacific University (APU). Saat itu, 2013, ia memutuskan bekerja di Jepang, negeri tempatnya mencari ilmu, untuk mencari pengalaman. Begitu dinyatakan lolos seleksi Mitsui Sumitomo Bank yang berbasis di Tokyo, Fanny pun sontak bertolak dari Beppu, tempat sekolahnya berada sekaligus tempat domisilinya selama ini.  Meski sudah tinggal bertahun-tahun di Jepang, Fanny tetap harus beradaptasi dari nol seketika masuk ke dunia kerja di sana. Dia harus belajar cepat untuk mengikuti standar baca lengkap