Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438 H , Mohon Maaf Lahir Bathin
ALL Berita


  • Kadisdik DKI: Baguslah Dihentikan, Terima Kasih Pak Menteri

    Mendengar kabar dihentikannya kurikulum 2013, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Lasro Marbun memberikan apresiasi kepada Menbuddikdasmen Anies Baswedan. "Baguslah dihentikan, dan terima kasih sama Pak Menteri, Pak Presiden dan Wapres bahwa beliau dengan arif dan bijak melihat fakta di lapangan," ujar Lasro kepada Warta Kota, Sabtu (6/12/2014) sore. Lasro yang dihubungi melalui telepon mengatakan, penghentian kurikulum 2013 tentulah diikuti dengan evaluasi substansial, bukan karena muatan politis. Menurut dia, penggunaan kurikulum tersebut perlu dikaji baca lengkap

  • YOU ARE GREAT: TIPS MENINGKATKAN KEBERHARGAAN DIRI

    Luangkan waktumu sejenak untuk mencoba tes yang disusun oleh Rosenberg (1965) berikut ini. Pada pernyataan-pernyataan dibawah ini, jawablah sesuai instruksi berikut. Pilih angka “1” jika kamu sangat tidak setuju dengan pernyataan dan angka “4” jika kamu merasa sangat setuju dengan pernyataan. Pilih angka “2” atau “3” jika opinimu berada di antara sangat tidak setuju dan sangat setuju, tergantung kamu lebih condong ke arah mana. 1. Aku merasa diriku berada pada level yang sama dengan orang lain. 1 2 baca lengkap

  • Mulai Semester Genap, Kurikulum 2013 Dihentikan

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan menginstruksikan sekolah yang belum menggunakan Kurikulum 2013 selama tiga semester untuk kembali ke Kurikulum 2006. Sementara itu, sekolah yang telah menjalankan selama tiga semester diminta tetap menggunakan kurikulum tersebut sembari menunggu evaluasi dari pihak berwenang. "Dengan memperhatikan rekomendasi tim evaluasi implementasi kurikulum, maka Kurikulum 2013 dihentikan," kata Anies kepada pewarta, Jumat (5/12/2014). Anies mengatakan, saat ini ada 6.221 sekolah yang sudah pakai Kurikulum 2013 baca lengkap

  • Yuk, Tengok Peta Tonggak Sejarah Kepulauan Indonesia

    Begitu menyenangkan jika kita bepergian ke seluruh penjuru wilayah di Indonesia dengan melihat keindahan alam yang ada di dalamnya. Lebih menyenangkan lagi jika tempat itu adalah tujuan wisata yang memang kita mimpi-mimpikan. Namun saat bepergian tentulah kita butuh petunjuk arah seperti peta untuk mempermudah mencapai tempat tujuan tersebut. Tidak banyak yang tahu bahwa ada peta yang menjadi “tonggak sejarah” Kepulauan Indonesia. Indiae Orientalis Insularumque Adiacientium Typus adalah nama dari peta “tonggak sejarah” Asia Tenggara termasuk Kepulauan Indonesia. Peta ini ada baca lengkap

  • Masalah Kesehatan Anak, Ironi di Sekitar Kita...

    Anak-anak kecil itu asyik bermain, bercanda, dan berenang di genangan air. Warna airnya coklat kehitaman. Jangankan untuk bermain, genangan air dari sungai yang meluap itu juga tidak sehat untuk mandi. Airnya kotor, penuh kuman penyakit. Kekhawatiran itu diungkapkan Dira Noveriani Hanifah, salah satu relawan pengajar “Sahabat Anak” di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Pelajar kelas XII Lab School, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, itu selalu meluangkan waktu senggangnya pada hari Minggu untuk bertemu anak didiknya di Pasar Rebo, sekitar satu jam dari rumahnya di baca lengkap

  • Pendidikan Sebagai Sebuah Gerakan

    Jari Bung Karno menunjuk sebuah papan tulis hitam bertuliskan huruf vokal a, i, u, e, o. Ia mengenakan peci hitam dan kemeja putih berlengan panjang, matanya menatap ribuan orang di depannya. Beberapa puluh meter dari tempatnya berdiri, terdapat sebuah spanduk bertuliskan, “Bantulah usaha pemberantasan buta-huruf”. Kata pertama spanduk itu adalah “Bantulah”, sebuah pesan bahwa Pemerintah tak sendiri, Pemerintah membuka tangannya untuk bekerjasama. Mengajak berkolaborasi. Hasilnya dahsyat! Gerakan Pemberantasan Buta Huruf (PBH) yang dimulai baca lengkap

  • Mendikbud Tengah Kaji Keberlanjutan dan Reposisi Ujian Nasional

    Salah satu isu pendidikan yang tidak pernah usang menjadi perbincangan banyak pihak adalah ujian nasional (UN). Isu ini selalu hangat dibahas. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Anies Baswedan mengaku tengah mengkaji keberlanjutan dan reposisi UN. Menurut Mendikbud, kajian tersebut dilakukan untuk mencari titik temu antara dua sisi pelaksanaan UN. “Satu sisi, kita ingin memastikan bahwa anak-anak memiliki standar yang baik dan memadai. Tetapi di sisi lain, membuat proses ujian atau tes bukan sesuatu yang membebani, mengerikan, bahkan mengubah orientasi baca lengkap