Dibuka pendaftaran peserta didik mutasi tahap II 15 s.d 16 Januari 2018
ALL Berita


  • Kurikulum 2013 Ajak Guru Tanggung Jawab Terhadap Kelas

    Kurikulum 2013 yang diterapkan secara menyeluruh-bertahap pada tahun pelajaran 2014/2015 mengajak guru untuk bertanggung jawab terhadap siswa yang diajar di dalam kelas. Guru tidak bisa sekadar memberikan tugas kepada siswa dan langsung meninggalkan kelas, karena lewat kurikulum ini guru harus menilai seluruh sikap, kompetensi, dan pengetahuan siswa. "Kurikulum 2013 bagus juga untuk guru agar tidak sering-sering keluar kelas begitu saja meninggalkan siswa," ujar guru bahasa Indonesia SMK Negeri 1 Gunung Sari, Lombok Barat, Zulkarnain, saat ditemui di lokasi pameran baca lengkap

  • Apa Kriteria Negara Berdaya Saing?

    Forum Ekonomi Dunia (WEF) baru saja merilis laporan tahunannya mengenai negara-negara yang paling kompetitif di dunia. Tahun ini Indonesia menempati peringkat 34 dari 144 negara berdasarkan laporan WEF tersebut.  Apa sebenarnya kriteria penilaian negara paling memiliki berdaya saing menurut WEF? Mengutip Business Insider, Jumat (5/9/2014), laporan WEF itu membuat pemeringkatan atas negara-negara berdasarkan 12 pilar daya saing.  "Laporan peringkat dibuat berdasarkan 12 pilar daya saing: institusi, infrastruktur, kondisi makroekonomi, kesehatan dan pendidikan baca lengkap

  • Mendikbud Dorong Pendataan Pelajar Indonesia di Singapura

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh, mengharapkan agar dilakukan pendataan mahasiswa/pelajar Indonesia di Singapura.  Tak hanya itu, ia juga mendorong dilakukannya studi atas sistem pendidikan di Singapura, dan kajian perbandingan kurikulum di Singapura dengan Kurikulum 2013. Hal tersebut disampaikan Mendikbud kepada Atase Pendidikan dan Kebudayaan RI di Singapura, Ismunandar, di selah-selah kegiatan pendampingan kunjungan kerja Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Singapura 2-4 September. “Lakukan juga pembinaan pelajar/mahasiswa Indonesia baca lengkap

  • Jusuf Kalla Bicara Bentuk Ideal Kementerian Pendidikan...

    Wakil Presiden terpilih, Jusuf Kalla, setuju dengan gagasan pemisahan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Dia mengatakan Indonesia butuh banyak hasil penelitian untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan bangsa.  Masalah yang dihadapi Indonesia pada saat ini, sebut Kalla, mulai dari kedaulatan pangan hingga transportasi massal. Masalah pertanian, kata dia memberi misal, tak hanya butuh lahan baru sebagai solusinya tetapi juga perlu proses budi daya yang lebih efektif dan efisien. "Tapi bagaimana ilmu pertanian masuk dengan bibit dan pengelolaan yang baik. baca lengkap

  • OSN Salah Satu Barometer Meningkatkan Kualitas Pendidikan Nasional

    Olimpiade Sains Nasional (OSN) merupakan salah satu barometer meningkatkan kualitas pembangunan pendidikan nasional. Dalam upaya meningkatkan kualitas pembangunan pendidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) lebih dari dua dekade menekankan program pada perluasan akses pendidikan. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bidang pendidikan (Wamendik) Musliar Kasim, pada pembukaan OSN ke-13, di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (02/09/2014). "Perluasan akses pendidikan lebih menekankan pada infrastruktur pendidikan baca lengkap

  • "Sudah Juara Dunia Fisika, RI Bisa Saingi AS dan China"

    Nama Yohanes Surya disebut-sebut sebagai salah satu kandidat calon Menteri Riset dan Teknologi. Dia sudah berjasa mengembangkan riset di Indonesia sekaligus mengorbitkan para ahli ilmu eksakta dan peneliti-peneliti handal. Surya sendiri merupakan ilmuwan cemerlang. Seperti dikutip di laman pribadinya, pria kelahiran Jakarta 6 November 1963 itu memperdalam fisika pada jurusan Fisika MIPA Universitas Indonesia hingga tahun 1986, mengajar di SMAK I Penabur Jakarta hingga tahun 1988 dan selanjutnya menempuh program master dan doktornya di College of William and Mary, Virginia, Amerika baca lengkap

  • Tutup 830 Tahun, Universitas Nalanda Kembali Dibuka

    Universitas Nalanda, India, salah satu universitas tertua di dunia, kembali memulai perkuliahan, Senin (1/9/2014), setelah hampir 830 tahun setelah hancur akibat penyerbuan pasukan Turki. Universitas Nalanda kembali dibuka dengan 15 mahasiswa dan 11 staf yang menghadiri kuliah di tempat sementara, Rajgir Convention Centre, gedung pemerintah di negara bagian Bihar, India timur. Mahasiswa yang akan kuliah di Nalanda dipilih dari sekitar 1.000 pelamar yang mengikuti beberapa ujian, menurut harian The Indian Express. Para mahasiwa mencakup dekan universitas di Bhutan dan baca lengkap